1. Coban Kedung Malang

img_20160913_095419

Sumber : www.instagram.com/fahrozihamal

Kita awali explore tempat wisata malang di Coban kedung malang, Air terjun tersebut mempunyai ketinggian sekitar 20 meter dan lebar 25 meter. Mengapa dinamakan kedung malang ? karena di coban ini terdapat  sebuah kedung (Kolam lebar / Danau) yang bisa di gunakan untuk berenang di bawah air terjun tersebut. Lokasi coban ini cukup strategis, tepatnya di desa bantur, kecamatan bantur, Kabupaten Malang. Jika anda mulai peralanan dari malang , anda ambil arah ke bululawang arah ke pantai balekambang di malang selatan.

Setelah pom trakhir di daerah bantur terdapat pertigaan  jika ke kanan kita akan menuju ke balekambang, kita ambil lurus saja mengikuti papan arah ke coban kedung malang hingga terdapat sejumlah warga sekitar yang sedang bertugas parker di dekat lokasi. Untuk parkir kita akan di tarik biaya Rp. 3.000,- dan di sini belum ada tiket masuk alias masih (gratis).  Dari parkiran kita akan jalan ke bawah, selama perjalanan terdapat beberapa warung yang menjual air mineral dan snack, untuk  menuju coban sekitar kurang lebih 30 menit dengan menuruni lereng yang agak sedikit curam dan membutuhkan fisik yang prima untuk bisa sampai ke coban kedung malang tersebut. Setelah sampai kita akan mendengar suara khas air terjun yang membuat anda lega . di coban kedung malang anda bisa berfoto  dan santai sembari menikmati suasana segar khas air terjun.

Oh iya, di coban kedung malang bisa di buat untuk berenang, tetapi bagi yang tidak bisa berenang dianjurkan jangan , karena kedalaman kedung malang yang tidak sama rata.

  1. Coban Jahe

cj

Sumber : http://dolandolen.com/travel-directory/coban-jahe/

Salah satu coban yang berada di timur kabupaten malang ini merupakan salah satu tempat wisata malang yang bagus. Mengapa di namakan coban jahe ? Nama jahe sendiri berasal dari bahasa jawa pejahe yang berarti meninggal dunia. Seiring berjalannya waktu nama pejahe berubah menjadi jahe yang juga dijadikan nama makam pahlawan kali jahe yang gugur di medan perang melawan tentara belanda. Makam sendiri bisa dijumpai sekitar 50 M sebelum coban.  “Coban Jahe” atau juga dikenal sebagai Air Terjun Begawan memiliki ketinggian sekitar 45 m dengan batu cadas berukuran raksasa di dinding dan kolam kecil di bawahnya.

Air terjun ini masuk dalam kawasan Perhutani RPH Sukopuro-Jabung. Letaknya sekitar 23 km dari kota malang, jika dari malang kota anda ambil arah ke Tumpang. Jika dari wisata wendit di pakis, kita ambil arah ke timur hingga bertemu gapura “Masuk kota Tumpang” , setelah gapura ada pertigaan ke arah coban jahe, ikuti saja plang / arah ke coban jahe, jarak kurang lebih 3 km melewati perkampungan hingga sampai pertigaan terakhir menuju coban. Anda  ambil lurus dan jalan mulai berubah agak bergelombang hingga sampai ke loket.Tiket masuk coban jahe sendiri Rp.5.000,- .

Sesampainya di lokasi Air Terjun Coban Jahe, anda  disuguhi pemandangan alam yang masih sangat alami. Ada taman bunga, pendopo yang sudah di tata rapi dan juga Fasilitas seperti Mushola, toilet, kamar mandi, warung. Semua serba ada. Tetapi jika musim hujan jalan agak licin, Walaupun begitu tidak akan mempengaruhi keindahan yang disuguhkan alam di Coban Jahe ini.

  1. Coban Jidor

jidor

Masih di jabung, kali ini kita akan berkunjung ke sebuah coban baru di kabupaten malang yakni coban jidor di dusun Bendolawang, Ngadirejo, Jabung, Malang. Mengapa bernama coban jidor ? memang inilah nama yang diberikan para warga. Bukan berarti bermaksud lain, diberi nama Coban Jidor karena suara air yang turun dari ketinggian kurang dari 10 m seperti suara jidor.

Coban ini searah dengan Coban Jahe, tapi hanya di jalan utama saja. Setelah itu ada pertigaan yang memisahkan arah kedua coban tersebut.

Untuk memasuki kawasan ini, anda tidak dikenakan tiket masuk, hanya parkir berbayar seharga Rp5.000. Dari tempat parkir anda harus berjalan sejauh sekitar 600 m.

Coban ini terletak diantara tebing-tebing tinggi. Jalanan yang bersisi tebing ada sejauhj alanan tanah berbatu disisi tebing ketika menuju Coban Jidor.

Sekitar 200 m dengan lebar sekitar 2 m. Tak ada jalan lain sebagai pilihan karena hanya ini jalan satu-satunya menuju coban ini. Jalanan menantang yang naik turun, tidak beraspal alias tanah kering berdebu saat panas dan licin saat basah membuat anda harus selalu berhati-hati. Sungai dari coban masih jauh jaraknya dari tebing ini.

Tak hanya melihat tebing, tetapi juga anda dapat melihat pohon-pohon durian di sekitarnya. Pemandangan selama perjalanan sangatlah bagus. Hal tersebut dikarenakan memang desa Ngadirejo ini terkenal dengan desa penghasil durian Montong.

Meskipun suguhan panorama Coban Jidor sangat indah, tapi anda harus tetap waspada dan selalu menjaga kelestarian alam.

  1. Coban Pelangi

4

Sumber : http://dolandolen.com/travel-directory/coban-pelangi/

Salah Satu coban yang berada di timur Kabupaten malang yakni di desa Gubuklakah, kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Jarak dari kota malang sekitar 30 KM, untuk arahnya bisa melihat petunjuk arah dan mengikuti arah ke Wisata Gunung Bromo dan Semeru di tumpang. Lokasi coban sekitar 2 Km setelah rest area gubuklakah terdapat di kanan jalan.untuk akses jalan sendiri sudah lumayan mulus beraspal. Tapi 3 km sebelum coban ja;lan mulai menanjak, dibutuhkan tenaga mesin motor / mobil yang kuat untuk melewati tanjakan di daerah gubuklakah.

Untuk parkir akan dikenanakan biaya Rp.2.000,- untuk motor, dan Rp.6.000,- untuk mobil. tiket masuk coban pelangi yaitu Rp.5.000,-.Setelah itu kita akan berjalan kebawah jalan setapak yang cukup terjal  sekitar 1 km. di sepanjang jalan terdapat tempat istirahat, mushola, dan warung – warung yang menyediakan beragam makanan. Setelah turunan curam kita akan berjumpa dengan sebuah jembatan yang bernama jembatan cinta. Dinakamakan jembatan cinta karena di jembatan tersebut hanya bisa dilalui 2 orang dan yang melewati sepasang kekasih.

5

Sumber : http://islamireligius.blogspot.co.id/2014/04/wisata-coban-pelangi-malang-jawa-timur.html

Tidak lama setelah jembatan cinta kita akan mendengar suara gemuruh air terjun yakni coban pelangi, melewati sedikit jalan naik dan mulai kelihatan pemandangan air terjun yang sangat eksotis. Sangat indah, air terjun coban pelangi jatuh dari ketinggian 110 m. Disekiling air terjun  merupakan tebing batu karang yang menjulang tinggi. Hawanya sejuk, ditambah percikan air dingin menyebar disekitar lokasi. Anda bisa berfoto atau menikmati ketenangan di dekat air terjun yang membuat liburan anda menyenangkan.

  1. Pantai Ngudel Malang

6

Sumber : http://ngalam.co/2016/02/29/pantai-ngudel/

Keberadaan JLS (Jalur Lintas Selatan) di Malang selatan membuat beberapa destinasi wisata pantai di Malang terangkat dan menjadi popular, salah satunya yakni pantai ngudel malang. Berjarak 80 KM Dari Kota Malang kita mengarah ke selatan menuju Gadang – Bululawang – Turen – Sumber manjing wetan hingga masuk jalur lintas selatan yang masih baru dan melewati beberapa pantai.

Letaknya di desa Sindurejo kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Bila dari arah pantai bajul mati kita lurus saja ke barat hingga bertemu jembatan pertama, setelah jembatan tersebut ada arah panah ke pantai ngudel, tetapi harus pelan pelan karena petunjuk arah ke pantai luamayan kecil.

Selepas masuk kita jalan sekitar 2 km hingga Loket masuk, di loket masuk kita akan ditarik biaya Rp.6.000,- / orang. dan melanjutkan perjalanan skitar 1 km lagi untuk membayar restrbusi parkir yang masih dikelola warga sekitar yaitu Rp.3.000,- .

Setelah itu kita akan membawa sepeda kita hingga ke bibir pantai dan  tampak ombak khas pantai selatan yang menggulung agak besar.Pantai ini masih terbilang sepi dan sesampai di pantai ngudel anda bisa menikmati keindahan pantai dengan pasir putih khas ngudel dan deburan ombak yang membikin liburan anda jadi menyenagkan . Di pantai ngudel terdapat beberapa warung warga sekitar yang menyediakan makanan, minuman , dan snack, serta kamar mandi .

  1. Pantai Bajul Mati Malang

7

Masih di jalur JLS Malang selatan , kali ini kita akan mnegunjungi salah satu pantai yang mempunyai ombak cukup besar tapi cocok untuk berwisata. Pantai bajul mati namanya, mengapa dinamakan bajul mati ? Karena batu karang di sebrang pantai mirip seperti buaya dengan istilah jawa bajul, itu alas an mengapa dinamakan bajul mati. Secara administratif, pantai bajul mati malag ini berada di desa Gajahrejo, Kec Gedangan, Kab. Malang provinsi Jawa timur.

Jarak yang harus ditempuh untuk menuju ke pantai bajul mati dari kota malang adalah sejauh 61 km dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam. Untuk menuju ke pantai ini anda ambil arah dari kota malang ke gadang – bululawang – turen – sumbermanjing wetan – hingga bertemu pertigaan terkahir jika lurus ke sendang biru kita ambil arah kanan ke jalan mulus beraspal kurang lebih 2 km.

Sebelum masuk ke pantai, Anda akan berjumpa dengan sebuah jembatan sepanjang 90 meter berbentuk setengah lingkaran. Nah inilah lokasi yang paling jadi primadona pengunjung untuk berselfie ria selain di bibir pantai.

8

    Untuk tiket masuk pantai bajul mati yakni  sebesar Rp 4.000/orang dan silahkan menikmati keselueruhan keindahan dari pantai ini. Pantai Bajul Mati memiliki pasis putih yang bersih dan terhampar luas. Sayangnya karena lokasi pantai yang cukup curam membuat pantai ini tidak direkomendasikan untuk akses berenang. Jika hanya ingin menikmati jilatan ombaknya, anda bisa berdiri di bibir pantai ataupun bermain air di sebuah muara sungai tak jauh dari pantai, tepatnya si sebelah barat bibir pantai. Muara sungai ini memiliki air berwarna hijau jernih dengan aliran air yang tenang.

  1. Pantai Bantol, Kedungceleng, dan Pulodoro Malang

7-1

Kali ini kita akan mengupas tentang pantai yang dibilang masih baru di kabupaten malang ini, yakni pantai bantol, kedung celeng, dan pulodoro.

Tepatnya berada di Desa Banjarejo, Kec. Donomulyo, Malang. 3 pantai yang sangat indah karena masih jarang pengunjung datang kesini . pantai ini cocok bagi anda yang ingin melepas penat di akhir pekan. Untuk rute ke 3 pantai tersebut jika dari arah kota Malang, kita ambil arah ke kepanjen hingga bertemu perempatan besar, Kita ambil lurus ke selatan ke arah Sumbermanjing kulon hingga bertemu pertigaan , jika ke kanan ke pantai ngliyep, kita ambil lurus saja kea rah desa bajarejo.

Setelah lurus kita akan mulai masuk jalan makadam bebatuan sekitar 4 km melewati hutan. Dibutuhkan kondisi kendaraan yang prima jika melewati jalan makadam ini. Setelah mewati jalan makadam sampailah kita di pantai bantol. Sampai pantai bantol kita akan di tarik biaya tiket masuk Rp. 3.000,- dan parkir Rp. 5.000,- sangat murah bukan jika dibandingkan dengan keindahan pantai ini.

Dari bantol kita berjalan kaki 10 menit memasuki hutan untuk sampai di pantai kedung celeng, begitupun jika ke pantai pulodoro anda akan berjalan sekitar 10 menit juga.

  1. Pantai Tiga Warna

8

Wisata Malang kali ini akan mengupas sedikit tetang keindahan pantai Tiga Warna, kenapa  dinamakan Pantai Tiga Warna karena di tempat wisata Malang ini kita bisa melihat tiga warna air berbeda dalam satu tempat. Seringnya sih cuma terlihat dua warna saja, namun jika kita beruntung, kita dapat melihat pemandangan pantai ini dengan 3 warnanya, yaitu merah, hijau dan biru.

Warna merah di Pantai 3 Warna disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari, yang menembus air, begitupun sebaliknya, karena itu warna merah pada air pantai ini hanya berada pada kedalaman tidak lebih dari 20 meter. Untuk warna hijau, ada beberapa penyebab, antara lain akibat pengendapan lumpur di dasar laut dan adanya plankton-plankton dengan jumlah besar. Sedangkan untuk warna biru sendiri, kita tahu jika warna itu memang menjadi warna air laut pada umumnya.

Tempat wisata Pantai Tiga Warna sendiri terletak di area konservasi mangrove, selain itu di kawasan ini juga terdapat 8 pantai lain, tapi hanya 5 yang bisa kita kunjungi dengan berjalan kaki, yaitu Pantai Gatra, Clungup, Mini, Watu Pecah dan Pantai 3 Warna ini.

Satu hal yang wajib kita tahu jika ingin berlibur ke pantai tiga warna, untuk mengunjungi kawasan wisata ini kita diharuskan untuk melakukan reservasi (booking) terlebih dahulu, karena kuota pengunjung perhari dibatasi dengan jumlah sekitar 100 orang, jadi kita harus memesan tempat minimal 2 minggu sebelumnya.

Hal ini dilakukan oleh pengelola karena Pantai Tiga Warna merupakan tempat konservasi yang memang sangat dijaga kelestariannya, terlebih lagi masalah kebersihan, saat kamu akan masuk ke kawasan, tepatnya di pos 1 akan dilakukan pemeriksaan barang bawaan.

Barang apa saja yang kita bawa, berapa banyak jumlahnya, termasuk makanan, minuman botol, tisu, hingga kertas, semua akan dicatat, nah, saat pulang nanti akan dilakukan pemeriksaan lagi, dimana barang bawaan kita harus sama seperti saat masuk, tidak boleh kurang.

Paket Wisata Malang juga menawarkan sensai Snorkeling yang  aman dan tenang di pantai Tiga Warna.

Silahkan berkunjung dan buktikan !!!!

  1. Pantai Watu Leter

9

Pantai ini diberi nama Watu Leter karena salah satu tebing pada bagian ujungnya berbentuk datar. Tebing atau batuan di tengah laut yang berbentuk datar itu bila dilihat sangat menonjol di antara bebatuan tebing yang lain. Sebagian orang menyebutnya dengan Pantai Ngleter.

Pemandangan pantai Watu Leter sangat indah, karang-karangnya masih dalam kondisi bagus. Pasirnya putih, pantainya masih asri dan tidak terlihat sampah di sepanjang pantai. Pantai ini juga cocok bila dipergunakan untuk camping. Suasananya yang masih alami ini membuat pantai watu leter ini cocok untuk camping. Suasana pantai di Watu Leter ini hampir mirip dengan Goa Cina namun bedanya disini suasananya lebih sepi, sehingga tampak lebih bersih dan tampak lebih tenang ombaknya. Selain itu Pantai Watu Leter juga terlihat lebih hijau dibandingkan dengan Goa Cina. Air pantai disini jauh lebih tenang dan dingin daripada air pantai di Goa Cina, Pasirnya pun putih dan lembut. Di biri pantai terdapat bebatuan yang cukup tinggi sehingga membuat pantai ini terlihat lebih indah.

Pantai Watu Leter ini sudah di kelola oleh warga sekitar, karena itu sudah adanya tiket masuk, area parkir kendaraan, hingga warung warung juga sudah ada selain itu fasilitas umum seperti kamar mandi dan musholla sudah ada. Untuk masuk ke tempat ini cukup mudah dengan hanya membayar Rp. 5000/orang sudah bisa masuk ke Pantai Watu Leter Ini sedangkan untuk penitipan kendaraan cuma di tarik biaya Rp 5000/kendaraan ini untuk menikmati keindahan Pantai Watu Leter hanya sehari saja, namun ketika kita ingin camping untuk kontribusinya yaitu Rp. 8000/malam dan parkirnya Rp. 10000/malam.

Pantai Watu Leter ini diresmikan pada awal tahun  2016. Meskipun baru hitungan bulan, namun Pantai Watu Leter ini sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat. Sudah banyak pengunjung setiap harinya, sudah berjejer warung, tempat ibadah, serta toilet. Banyaknya pengunjung tidak memudarkan keindahan Pantai Watu Leter. Pantai Watu Leter menyajikan keindahan sejauh mata memandang.

  1. Pantai Jonggring Saloko

DIGITAL CAMERA

Pantai Jonggring Saloko, Pantai Sepi  nan asri  di Selatan Malang

Pantai Jonggring Saloko merupakan sebuah pantai yang bisa kita temui di daerah pesisir di Malang selatan. Meskipun sebenarnya memiliki daya tarik yang memikat, pantai ini tak ramai dari kunjungan wisatawan. Bahkan, suasana di pantai ini sangat sepi. Bisa jadi, penyebabnya adalah akesnya yang memang cukup sulit

Umumnya, Pantai-Pantai di Malang memiliki pasir putih atau kecoklatan dengan kumpulan batu-batu atau pulau karang di sekitarnya. Pemandangan seperti itu juga akan kita temukan di Pantai Jonggring Saloko. Pantai ini memiliki suasana pantai yang identik dengan pantai-pantai lainnya di Malang

Perbedaannya, ada sebuah fenomena alam yang cukup langka yang bisa ditemui di sekitar pantai

Saat jalan-jalan ke Pantai Jonggring Saloko, cobalah jelajahi pantai hingga menemukan sebuah spot batu karang yang memiliki rongga di bawahnya. Dari batu karang tersebut akan muncul muncratan air yang merupakan hasil benturan ombak dari arah yang berlawanan. Suara gemuruh benturan ombak yang keluar dari batu tersebut terdengar cukup keras. Tempat unik ini kemudian dikenal dengan nama Watu Nggebros

Secara administratif, lokasi pantai ini berada di desa Mentaraman, kecamatan Donomulyo. Lokasinya memang cukup jauh dari pusat kota Malang yakni sekitar 69 km. Satu hal yang harus diperhatikan ketika ingin jalan-jalan ke Pantai Jonggring Saloko adalah kendaraan harus dipersiapkan dengan baik.

Pantai Jonggring Saloko bukanlah sebuah tempat wisata populer sehingga di tempat ini tidak ada fasilitas apapun termasuk toilet serta warung makan. Jarak pemukiman dengan pantai juga cukup jauh yakni sekitar 5 km. Kondisi jalan menuju lokasi pantai berupa makadam sehingga cukup beresiko jika kita tidak mempersiapkan kendaraan dengan baik. Jika terjadi apa-apa di jalan, sulit membayangkan bagaimana repotnya

Jika ingin bermain di air payau, kita juga bisa melakukannya di Pantai Jonggring Saloko. Ada sebuah sungai berair payau di sekitar pantai yang memiliki air kehijauan yang begitu menggoda. Spot menarik ini biasa disebut dengan Gondang Towo.

  1. Eco Green Park

11

Eco Green Park Menjadi bagian dari Jawa Timur Park Group, Eco Green Park Batu Malang adalah sebuah taman hiburan yang memadukan edukasi dan kebaikan alam. Tempat wisata ini menyediakan lingkungan unik yang dipadu dengan kenyamanan berkelas internasional yang siap memanjakan pengunjung.

Berlatar belakang Gunung Panderman yang indah, Eco Green Park Malang terletak di Jalan Oro-oro Ombo No. 9A Kota Wisata Batu Jawa Timur. Anda yang menuju tempat wisata terbaik di Batu ini dari Malang kota membutuhkan waktu kira-kira satu jam perjalanan untuk mencapainya. Tentu saja perjalanan bisa lebih lama tergantung dari keadatan arus lalu lintas.

Terdapat banyak wahana dan faslitas yang disajikan Eco Green Park Batu ini, Pertunjukan ini merupakan salah satu persembahan taman bermain kebanggaan warga Batu yang memanfaatkan benda bekas di lingkungan sekitar untuk disulap menjadi sesuatu yang unik dan menarik. Pengunjung akan menjumpai banyak hasil olahan benda bekas, seperti karton, botol, kaleng minuman, dan lain sebagainya.

Pengunjung Eco Green Park Malang juga dapat menikmati pertunjukan yang melibatkan beberapa spesies burung cantik dan menarik. Eco Green Park Malang juga menyediakan berbagai pertunjukan menantang dan menarik, termasuk Fire Dance yang mengombinasikan tarian dan api.

Pengunjung yang ingin berinteraksi dengan burung merpati dapat menjajal sensasi memberi makan spesies satu ini. Anda dapat langsung menuju area Pasar Burung pada jam-jam tertentu, Anda yang ingin merasakan sensasi memberi makan burung bangau dapat menuju area Walking Bird

  1. Pantai Sendiki Malang

p_20151230_085700

Wisata Malang  kali ini akan memperkenalkan Pantai Sendiki, di Malang Selatan. Datang ke tempat ini, kita akan disuguhi pemandangan layaknya private beach. Pantai dengan pasir putih yang memukau dan sangat luas. Kita bebas melakukan apa saja, berlari sepanjang pantai, menulis pasir, berfoto atau sekedar main ayunan. Sayang, ombak yang cukup besar, membuat kita tidak disarankan berenang di sini.

Di sebelah timur, kita akan menemukan jajaran pantai batu, banyak sekali susunan batunya, mulai dari yang terkecil sampai batu menyerupai tebing atau karang. Di ujung pantai batu ini, kita akan menemukan spot foto menarik yang bisa diabadikan.

Lokasi yang berada di jajaran pantai selatan Kabupaten Malang ini masih sangat sepi. Bahkan, jalan menuju ke pantai masih berupa tanah. Tidak ada fasilitas toilet atau bahkan warung makanan yang bisa kita temukan. Bila menyempatkan diri ke sana, pastikan sudah membawa bekal makan dan minum.

Lokasi Pantai Sendiki ini terletak di Wilayah Tamban, Malang Selatan. Perjalanan di tempuh selama 2 jam menuju arah Pantai Sendang Biru, kita akan melewati jalan menuju Pantai Tamban. Sampai masuk Tamban, kita bisa bertanya pada penduduk sekitar karna sulit di jelaskan, sebab kalau malu bertanya bisa nyasar.

  1. Pantai Kondang Merak

13

Pantai Kondang Merak surga bawah lautnya malang.

pantai selatan identik dengan khas ombak besarnya ,kali ini Wisata Malang mengajak untuk mencoba snorkling di pesisir laut selatan,tepatnya di desa sumberbening kecamatan Bantur kabupaten Malang. tempat ini memiliki ombak yang relatif lebih tenang karena terdapat beberapa pulau kecil yang menghiasi pantai ini serta batu karang yang menjulang berjajar berjarak 200 meter dari bibir pantai.

Namanya adalah pantai kondang Merak. Dinamakan Kondang Merak karena dulu pantai ini memiliki kondang (muara yang merupakan pertemuan air tawar dan laut) yang dahulu banyak dihuni burung Merak. namun sekarang keberadaannya sudah punah akibat penangkapan liar. Pantai ini menawarkan keindahan yang sangat alami, mulai dari pepohonan yang rimbun karena letaknya di sebelah hutan lindung area Bantur.Serta pantai yang memiliki garis pantai yang lumayan panjang hampir 1 km dengan pasir putih yang bersih membuat anda akan betah berlama di tempat secantik ini.

Selain menawarkan keindahan di daratnya , pantai kondang merak ini juga menawarkan pesona bawah lautnya yang sangat mempesona.Di pantai ini terdapat terumbu karang yang hidup serta satwa laut yang beraneka ragam, mulai dari bermacam-macam spesies ikan, bulu Babi, Kerang, Gurita laut, Landak laut dan masih banyak lagi. Jadi pantai ini sangat cocok untuk melakukan kegiatan bersnorklin . Menikmati indahnya bawah laut pantai kondang merak ini. Pantai ini sangat aman untuk berenang karena ombaknya relatif lebih tenang akibat pecahnya ombak di tengah pantai karena terdapat karang besar yang menghalangi ombak datang ke bibir pantai.Namun di pagi hari saat ombak pasang, anda juga harus selalu waspada karena bisa-bisa ombak besar sampai ke ujung bibir pantai.Patuhilah aturan penjaga laut di sana demi keselamatan kita semua.

Untuk menuju ke pantai kondang merak masih beruba bebatuan makadam sepanjang 4 km ,tapi tidak terlalu parah karena sudah sering di lewati para pengunjung jalannya.Berjarak 64 km dari kota malang bisa di lalui dengan kendaraan pribadi selama 2 jam perjalanan dengan kosntruksi jalan yang bagus.

Setelah sampai di loket masuk ,kita akan di kenakan biaya retribusi masuk sebesar Rp.5000/org parkir kendaraan roda 2 Rp.5000/motor dan mobil Rp.10.000/mobil.Dengan biaya yang bisa di katakan murah , kita akan di manjakan dengan  keindahan di pantai kondang merak ini. Mulai dari view daratannya ataupun bawah lautnya.

Untuk fasilitas umum , disini sudah tersedia banyak kamar mandi/WC umum serta warung yang berjualan makanan atau minuman jadi anda tidak perlu khawatir kelaparan di pantai ini. Meskipun disini banyak beberapa warung yang berjualan, pantai ini bebas serta bersih akan sampah, hal ini dikarenakan sudah ada kesadaran warga akan sampah serta terdapat petugas kebersihan yang selalu menjaga kebersihan pantai kondang merak ini, jadi pantai ini selalu terlihat asri dan nyaman untuk weekend bersama keluarga ataupun teman-teman.

Jadi tunggu apalagi, silahkan berwisata Malang dengan piluhan paket wisata Malang yang menantang dan menyenangkan.

  1. Cangar, Pemandian Air Panas

14

Paket Wisata Malang Mencoba mengajak anda menuju pemandian air panas yang terletak di lereng gunung yang  bisa menjadi alternatif pilihan Anda untuk melepas kepenatan dan sedikit rileks. Jika Anda tertarik, pemandian air panas Cangar di Kota Malang mungkin menjadi tempat yang tepat. Tempat pemandian ini menawarkan kesegaran air hangat yang bersumber dari mata kaki Gunung Welirang.

Berada di ketinggian 3.000 meter di atas permukaan laut, pemandian ini memiliki suasana yang nyaman dan sejuk. Selain itu, rimbunnya pepohonan yang mengelilingi tempat ini membuat kesan asri dan permai begitu terasa.

Cangar terletak di kawasan Taman Hutan Rakyat R. Soerjo. Selain menikmati kehangatan alami, Anda juga bisa melihat beberapa fauna yang hidup di sekitar hutan ini. Salah satu fauna yang tinggal di wilayah ini adalah lutung Jawa. Kenyamanan Anda berendam akan semakin nikmat ditemani kicauan burung yang saling bersahutan. Anda pun akan dibuat bertah berlama-lama berendam atau sekadar bermain air di tempat ini. Di pemandian air panas Cangar anda juga akan menemukan makanan atau jajanan khas yaitu Tape ketan hitam, yang khas dan berkhasiat untuk menghangatkan tubuh, sangat sesuai dengan hawa yang cukup dingin.

  1. Mata Air Sumber Sirah

15

Tempat wisata pertama dengan tema air adalah dengan mengunjungi Mata Air Sumber Sirah yang terletak di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Mata air Sumber Sirah merupakan wisata sumber air tawar yang sangat jernih, dimana Anda bisa berenang sambil snorkelling, yang membuat anda ketagihan didalam air.

Untuk menuju Mata air Sumber Sirah kalian dapat menggunakan mobil maupun motor, jika membawa mobil maka kalian masih harus berjalan kaki untuk sampai ke mata air sumber sirah dari tempat parkir, tempat parkir tidak berada dekat dengan mata air sumber sirah karena jika hendak memasuki kawasan mata air jalannya agak sempit tetapi jalan yang ada sudah diberi paving block kok tenang saja hehe.

Arah untuk menuju mata air sumber sirah ini adalah jika kalian berangkat dari Malang, berkendara menuju Bululawang setelah itu kalian menuju ke arah pabrik gula krebet dengan arah lurus kalian akan melewati pabrik pioneer setelah beberapa saat melewati pabrik kalian menengok ke kanan jalan ada dua pertigaan yang kalian lalui kalian ambil yang pertigaan yang kedua lalu berbelok kanan dan memasuki gerbang Wisata Mata Air Sumber Sirah.

Kedalaman mata air sumber sirah mencapai sekitar 1,5. Selain itu, untuk kalian yang pandai berenang diharapkan jangan melompat ya saat hendak memasuki mata air sumber sirah ini, selain berbahaya untuk kalian pribadi, kalian juga bisa membuat air menjadi keruh nantinya. Berenang dan nikmati saja mata air sumber sirah ini. Karena kedepannya mungkin anak cucu kita juga ingin menikmati mata air sumber sirah ini.

Keistimewaan yang membuat mata air ini hits dikalangan muda mudi Malang yaitu dapat menghilangkan semua rasa gerah anda dan pemandangan menakjubkan keindahan ganggang hijau serta ikan ikan kecil di dasarnya. Jika Anda datang kesini, jangan lupa siapkan pakaian renang, snorkel, serta kamera tahan air, soalnya Anda bakal ketagihan main air di sini. Tetapi anda harus siap sedia baju berenang karena tidak ada ruang untuk ganti pakaian disini hehe.

Bagi anda yang ingin berwisata tanpa mengeluarkan biaya masuk ya cuma disini tempatnyaa! Biaya masuk Mata Air Sumber Sirah ini gratis, hanya ada persewaan ban untuk anak-anak Rp.2000,00 dan untuk orang dewasa Rp.3000,00 so kapan bisa kesini guys?

  1. Pantai Selok

Wisata pantai di Malang, Pantai Selok Malang merupakan pantai yang bagus untuk tujuan wisata pantai anda. Pantai yang berdekatan ini masih belum banyak yang mengetahui, karena memang masih baru-baru ini di buka sebagai tempat wisata. Berikut ini adalah beberapa ringkasan dan hasil tinjauan dan pengalaman sendiri mengunjungi kedua pentai yang terletak di Malang Selatan ini.

Karenamasih sedikit orang yang mengetahuinya, Pantai Selok Malang merupakan pantai yang bisa di bilang masih baru karena masih sangat bagus dan pemandangan di panta selok ini pun masih indah tampa sampah dan masih sedikit orang yang mengetahuinya. Mudah-mudahan pantai ini bisa terus seperti ini ya! Rute Pantai Selok malang sebenarnya sama dengan jalur menuju pantai Kondang Merak malang, kedua pantai ini memang satu jalur dan berdekatan, bahkan pantai Selok masih bisa terjangkau oleh mata telanjang dari pantai Kondang Merak.

Lokasi Pantai Selok Malang terletak di desa Sumberbening kec. Bantur Malang Selatan Jawa Timur. Rute Singkatnya sekilas kalau anda Dari kota Malang menuju jalur Malang Selatan lalu ikuti papan petunjuk menuju ke arah pantai Balekambang. Sampai di perempatan JLS (Jalur Lintas Selatan) belok kanan dan ikuti petunjuk menuju ke pantai Kondang Merak. Sampai di pantai Kondang Merak, parkir motor di sekitar sini, lalu lanjut jalan kaki menyisir pantai ke arah barat sekitar 15 menit.

Apa yang indah di Pantai Selok Malang, ialah terdapat beberapa gugusan batu besar yang berada di pinggir pantainya, pasir putihnya, ombak besarnya, air jeenihnya, tempat nya yang asri dan sejuk, belum berserakan sampah seperti pantai lainnya, bagus untuk berfoto narsis, bagus untuk berkemah bagi anda yang suka camping di pantai malang bisa jadi pilihan terbaik anda.

Karena Pantai Selok dan Pantai Banyu Meneng Malang ini berdekatan jadi anda tidak perlu khawatir dengan masalah fasilitas, karena telah tersedia fasilitas untuk pengunjung, seperti Toilet, Kios-kios, Mushola, tempat duduk dan lainnya Pantai Selok Malang memiliki ombak yang cukup gede dari pada di pantai Kondang merak apalagi di Banyu meneng (yo meneng) di sana bahkan tertulis jangan sampai berenang di sana, ntar hanyut. Kalau mau mandi di Banyu meneng aja, pantai selok hanya untuk foto-foto, tapi jika ingin berenang tipis tipis mungkin tak apa ehe

  1. Teluk bidadari

17

Kota Malang tak pernah kehabisan tempat berwisata, selalu ada saja surga tersembunyi di kota ini. Selain memiliki daya tarik nuansa yang dingin, Malang juga punya banyak pilihan tempat wisata untuk berakhir pekan, dari wisata mainstream sampai wisata baru. Salah satunya tempat wisata baru diKota ini adalah wisata Teluk Bidadari. Teluk Bidadari adalah sebuah spot (genangan) berbentuk lingkaran dengan warna air biru kehijauan. Letaknya berada satu area dengan Pantai Mbehi.

Teluk bidadari ini berlokasi di Pantai Mbehi, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Malang. dan area Pantai Mbehi ini masih dalam kawasan hutan lindung daerah Bantur. Anda akan melewati kawasan hutan yang pemandangannya sangat keren. Dan jika anda ingin ke Teluk Bidadari ini, anda dapat menemukannya di bukit bagian Timur. Perjalanan akan sangat menguras tenaga, jadi persiapkan fisik anda. Tetapi jika anda sudah sampei ke Teluk Bidadari ini dijamin tenaga anda akan kembali.

Ada peraturan baru, anda harus menggunakan guide yang telah disiapkan dengan biaya Rp. 10.000/orang, karena selama melakukan tracking ke Teluk Bidadari anda akan melintasi kawasan hutan yang dihuni beragam satwa dilindungi.

18.Pantai Nganteb

18

Pantai Ngantep merupakan pantai yang sangat cocok untuk kalian jadikan sebagai tempat surfing karena ombaknya yang besar dan perairannya yang hampir tanpa batuan karang. Ombaknya yang besar mulai mengundang para wisatawan untuk melakukan selancar di Pantai Ngantep pada hari libur. Bagi kalian yang menyukai dunia selancar, Pantai Ngantep juga cocok lho.. meskipun ombaknya tergolong besar, sekitar 10 meter dari bibir pantai ombaknya cukup tenang dan pas untuk tempat belajar surfing.

Wisata Pantai Nganteb ini berada di desa Bantur, Tumpak Rejo, Gedangan, Malang. Kawasan ini merapakan daerah pantai selatan yang memiliki ombak besar khas pantai selatan. Wisata Pantai Nganteb sudah bisa di akses melalui jalan lintas selatan yang pada tahun 2015 sudah mulai bisa di lewati meskipun belum rampung 100%. Wisata Pantai Nganteb Malang dapat di capai dari kota Malang dengan melalui jalan raya Malang – kepanjen – Gondanglegi – Jl Raya Rejo sari – simpang pertigaan Pantai Balekambang belok Kiri, ikuti jalan Lintas Selatan Malang kurang lebih 2 Km, Anda akan sampai di Wisata Pantai Nganteb.

Sebenernya Tiket masuk Wisata Pantai Nganteb di tebus dengan harga Rp.5.000,- / perorang dewasa ya, untuk anak balita dan di bawah usia 2 tahun gratis.Tiket masuk itu merupakan kemitraan warga dan Perhutani. Mungkin hanya di Indonesia ada tiket masuk ke Pantai. Harga tiket tersebut bukan untuk siapa-siapa tetapi untuk merawat dan melestarikan pantai tersebut. Tiket motor Rp.5.000 dan mobil Rp.10.000

Boleh wisatawan berenang pada sisi timur dan barat, saat ombak tidak sedang besar ada beberapa wisatawan yag bermain surfing. Wisata pantai Nganteb merupakan spot terbaik untuk beramin surfing di Malang, jika traveler gemar surfing dan pandai bermain ombak patut di coba ganasnya ombak pantai Nganteb

Untuk masalah makanan kalian tidak perlu repot-repot membawa makanan dari rumah karena dikawasan Pantai Nganteb ini ada berbagai macam warung yang dapat memuaskan perut anda, untuk masalah harga jangan khawatir karena harga yang diberi pun terjangkau untuk anda

Nah itu dia sedikit informasi mengenai wisata pantai Nganteb yang ada di Malang, hehe.

  1. Coban Watu Talang

19

Coban Watu Talang berada di Dusun Persil, Desa Madiredo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang Lokasi coban ini harus melewati 2 Coban dahulu yaitu Coban Supit Urang dan Coban Undak lalu sampailah kalian ke Coban Watu Talang. Jalanan yang akan dilewati cukup sulit untuk sampai di Coban Watu Talang ini, terlebih jika kalian sudah sampai Di Coban Watu Talang kalian harus berhati hati karena  karena daerahnya cukup extreme dan perlu track naik keatas dengan menggunakan tali tambang. Untuk dapat masuk ke coban ini kalian harus menyiapkan uang Rp. 10.000 untuk membayar masuk Rp. 8.000 dan untuk parkir Rp. 2.000. Berani ngetes keberanian kalian disinii? Brangkatt!

  1. Coban Tundo

20

Coban Tundo air terjun yang masih belom banyak diketahui Orang, Coban ini memiliki 4 air terjun berbeda, dengan air yang segar anda bisa langsung berenang didalamnya Coban Tundo ini terletak di desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, kondisi jalan menuju Coban Tundo ini pun enak beraspal jadi anda tak capek capek untuk datang kesini.

Sampai nya di Coban Tundo anda akan melihat satu dari seribu surga dunia yang ada di Malang, Pemandangan yang indah bisa anda dapatkan disini, anda juga dapat menghilangkan capek anda lewat berenang di Coban Tundo ini.
Untuk dapat sampai kelokasi ini anda lebih baik memakai Motor karena jika anda memakai mobil jalannya terjal dan harus diparkirkan di dekat rumah warga, setelah memarkirkan mobil anda juga harus berjalan kaki yang jaraknya lumayan jauh. Jika anda naik motor anda bisa melanjutkan sampai tempat parkit motor, tapi jangan khawatir jika anda membawa mobil dan males jalan disana terdapat ojek seharga 30-50 rb untuk mengantar ke Coban Tundo anda hingga pulang. .

Di Coban Tundo 1 anda bisa merasakan kenikmatan berenang tanpa sengatan matahari karena ada pohon besar yang menutupi Coban ini. Dibawah Coban Tundo 1 terdapat Coban Tundo 2 yang jarak nya hanya 10 menit dari Tundo 1, di Coban Tundo 2 anda juga bisa berenang, tapi jangan masuk jika anda tidak bisa berenang kedalamannya sekitar 7 meter, namun juga ada persewaan ban seharga Rp. 5000. Dibawah coban Tundo pun ada Coban Tundo 3 dan dibawahnya lagi ada Coban Tundo 4, jika kalian tidak membawa bekal dari rumah anda bisa membeli di Coban Tundo 2. Sehabis makan, nyemplung lagii hehe

  1. Coban Kedung Jembar

21

Kedung Jembar berada di Desa Sumberoto, Kec. Donomulyo, Kab. Malang. Dari arah Malang kalian dapat melewati kepanjen dan menuju Donomulyo, kemudian kalian akan melewati pertigaan Jalan Lintas Selatan ambil arah lurus hingga sampat perkampungan setelah itu perjalanan akan dilanjutkan jalan kaki sekitar 1 Km. Untuk kendaraan anda jangan bingung, anda dapat menitipkannya kepada warga sekitar

Tempat yang luas dengan keunikan yang indah sejauh mata memandang menjadikan daya tarik objek wisata Kedung Jembar. Menawarkan panorama bak Green Canyon di Surga Bumi Arema. Sungai panjang yang lebar dengan air yang berwarna hijau lumut dengan dasar bebatuan coklat keemasan menjadikan Kedung Jembar sebagai destinasi baru yang tidak dapat diremehkan.

Subhanallah tempat ini indah sekali dengan sungai yang memiliki tinggkatan sehingga dapat membentuk air terjun. Tetapi masih banyak orang yang belom tau tempat ini karena lokasi nya sulit ditemukan. Tetapi jika anda sudah tau Coban Kedung Jembar ini dijamin ga nyesel dan ga bakal sekali anda datang ke tempat ini.

Harga tiket masuk Coban Kedung Jembar ini cukup murah yaitu gratis untuk anda semua. hehe….

  1. Masjid Tiban Turen

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Masjid Tiban Turen adalah Masjid yang dibangun oleh Romo KH Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh Al-Mahbub Rahmat Alam pada tahun 1976.Masjid megah ini terletak di Jalan KH Wahid Hasyim, Gang Anyar RT 27 RW 06 Desa Sanarejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Menurut warga lokal konon masjid itu ada secara tiba-tiba tanpa diketahui bagaimana kisah dibangunnya. Oleh karena itu, warga lokal menyebutnya Masjid Tiban Turen. Bangunan megah itu bukanlah sebuah masjid melainkan Pondok Pesantren yang bernama Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah yang mempunyai makna Laut Madu atau ” Fadilah Rohmat “. Tetapi, setelah ditelurusi bahwa pembangunan masjid itu dibangun oleh santri dan jamaah. Hal tersebut terbukti dari meja penerima tamu dengan tulisan besar-besar, “Apabila ada orang yang mengatakan bahwa ini adalah pondok tiban (pondok muncul dengan sendirinya), dibangun oleh Jin dsb., itu tidak benar. Karena bangunan ini adalah Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah yang murni dibangun oleh para santri dan jamaah.”

Sumber : http://islamireligius.blogspot.co.id/

Bangunan utama pondok dan Masjid Tiban Turen tersebut sudah mencapai 10 lantai, tingkat 1 sampai dengan 4 digunakan sebagai tempat kegiatan para Santri Pondokan, lantai 6 seperti ruang keluarga, sedangkan lantai 5, 7, 8 terdapat toko-toko kecil yang di kelola oleh para Santriwati (Santri Wanita), berbagai macam makanan ringan dijual dengan harga murah, selain itu ada juga barang-barang yang dijual berupa pakaian Sarung, Sajadah, Jilbab, Tasbih dan sebagainya.

Tak hanya unik, di dalam pondok pesesantren dan Masjid Tiban Turen tersebut juga terdapat kolam renang dan perahu yang hanya khusus untuk dinaiki wisatawan anak-anak. Juga terdapat berbagai jenis binatang seperti Kijang, Monyet, Kelinci, aneka jenis Ayam dan Burung. Arsitek dari pembangunan Masjid Tiban Turen atau pondok pesesantren ini bukanlah seseorang yang belajar dari ilmu arsitektur perguruan tinggi, melainkan hasil dari istikharah pemilik pondok, KH Achmad Bahru Mafdloludin Sholeh. Karenanya, bentuknya menjadi sangat unik, seperti perpaduan Timur Tengah, China dan Modern. Untuk pembangunannya pun tidak menggunakan alat-alat berat dan modern seperti halnya untuk membangun gedung bertingkat. Semuanya dikerjakan oleh para santri yang berjumlah 250 orang dan beberapa penduduk di sekitar pondok.

23.Omah Kayu Paralayang

23

Berwisata ke Batu tidak lengkap rasanya jika belum mengunjungi tempat yang lagi hits saat ini. Yup, Omah Kayu Paralayang namanya. Omah Kayu Paralayang terletak di tempat Paralayang Gunung Banyak, Songgokerto, Batu. Lokasinya diantara pohon pinus. Karena lokasinya yang berbeda dengan tempat penginapan pada umumnya, menjadikan tempat ini sering dikunjungi para wisatawan untuk berfoto atau menginap. Omah Kayu Paralayang akan membawa Anda untuk lebih dekat dengan alam dan menikmati sensasi bermalam di rumah pohon (karena lokasinya benar-benar diatas pohon). Pemandangan di Omah Kayu Paralayang pada malam hari sangat indah (jika cuaca mendukung). Kita bisa melihat kota Batu dan Malang dalam kerlip lampu yang mempesona. Jika berkunjung ke Omah Kayu Paralayang pada siang hari, pemandangan alam yang hijau diselingi indahnya pemukiaman penduduk juga tidak kalah mempesona. Hal ini tentu saja sesuai dengan semboyan Omah Kayu Paralayang yaitu Not Just Tree House.

Karena berada di area Paralayang, kita bisa sekalian mencoba salah satu kegiatan yang sedikit extreme dan memacu adrenalin ini. Terbang Tandem Paralayang. Tidak perlu khawatir, karena nanti kita akan ditemani oleh pilot yang berlisensi untuk terbang tandem. Jika cuacanya mendukung, maka kita bisa take off dan landing di Gunung Banyak. Durasinya sekitar 10-15 menit melayang di udara. Pastikan Anda tidak memiliki phobia ketinggian ya,….. Karena sensasinya bikin aduh-aduh,….

Sumber : https://letsgotomalang.wordpress.com

  1. Pantai Batu Bengkung

24

Pantai Batu Bengkung adalah salah satu pantai yang terletak di pesisir Malang Selatan. Letaknya 2km dari Pantai Bajul Mati. Pantai Batu Bengkung berhadapan langsung dengan Samudra Hindia (yang terkenal dengan ombak besarnya). Pantai Batu Bengkung memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Antara lain : area parkir, toliet, dan warung kecil. Juga terdapat area Camping jika ingin menginap di Pantai Batu Bengkung. Pantai Batu Bengkung terkenal memiliki kolam renang alami yang akan terisi air laut saat pasang. Hal ini disebabkan ada deretan karang yang berada di bibir pantai. Jika air surut, karang ini akan muncul ke permuakaan. Meskipun begitu, harus tetap berhati-hati jika ingin bermain air di Pantai Batu Bengkung ini.

Sumber : http://java-men.blogspot.co.id/

Berbeda dengan pantai lainnya di Malang Selatan. Hal yang tidak kalah menarik dari Pantai Batu Bengkung adalah saat matahari terbenam. Disaat matahari mulai terbenam dan karang yang berada di bibir pantai mulai muncul, akan memperlihatkan keindahan pemandangan yang sungguh menakjubkan. Karena Pantai Batu Bengkung memiliki pesisir yang langsung menghadap ke barat. Bukit Batu Bengkung juga tak kalah menarik untuk dikunjungi. Kita hanya bisa menuju bukit saat air surut. Ketika air pasang, maka Bukit Batu Bengkung akan dipisahkan oleh laut dengan daratan utama. Menuju ke Bukit Batu Bengkung medannya sedikit menanjak. Kami sarankan mengambil jalur sebelah barat Bukit Batu Bengkung. Karena akan menyaksikan pemandangan yang begitu indah. Tapi, harus tetap berhati-hati ya,…

  1. BNS (Batu Night Spectacular)

25

Batu Night Spectaculer atau biasa disebut dengan BNS adalah wahana permainan yang terletak di Desa Oro-Oro Ombo Batu. Sesuai dengan sebutannya, BNS buka mulai pukul 15.00 – 24.00. BNS adalah salah satu tempat wisata di Batu yang menyajikan banyak sekali wahana permaianan. Karena bukanya sore hari, kita bisa mengunjunginya saat sepulang kantor ataupun musim liburan. BNS adalah sarana rekreasi keluarga yang menyediakan permainan untuk segala usia. Di BNS ada puluhan wahana yang tidak akan bisa dilupakan setelah mencobanya. Seperti Gallery Hantu, Slalom Test, Sepeda Udara, Lampion Garden, dan Trampolin. Atau mencoba wahana yang menantang adrenalin seperti Drag Race, Mouse Coaster, dan beberapa permainan yang lain. Untuk anak-anak, BNS juga menyediakan seperti Kids Zone yang terdiri dari 25 macam.

Sumber : http://pantauanharga.com/

Setelah puas bermain, di BNS juga terdapat food court yang cukup luas. Di tengah santap malam, pengunjung akan disuguhi dengan atraksi yang cukup menarik, yaitu Air Mancur Menari. Pertunjukan Air Mancur Menari di BNS menggunakan konsep 4 dimensi dan pertunjukan laser. Air Mancur akan meliuk sesuai dengan musik yang didendangkan. Disertai dengan pencahayaan yang indah. Dan menghasilkan pertunjukan yang memukau. Anak-anak pasti akan menyukai pertunjukan ini. Selain itu, konsep dongeng anak 4 dimesi disajikan diatap food court. Dengan layar atap yang begitu besar, maka pertunjukan inipun akan sangat dinanti oleh pengunjung.

  1. Coban Talun Batu

26

Coban Talun terletak di desa Tulungrejo. Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Malang. Dapat ditempuh kurang lebih 15 km atau 1,5 jam dari pusat kota Malang. Pengunjung harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 50 meter hingga sampai ke pintu gerbang atau loket pembayaran karcis masuk air terjun Coban Talun.

Dari lokasi parkir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki melewati hutan pinus yang eksotik dan menyebrangi dua aliran sungai. Pengunjung perlu berhati-hati dalam menentukan pijakan. Karena apabila tidak, bisa-bisa pijakan tersebut sangat dalam selutut orang dewasa. Untuk mempermudah perjalanan, pengelola telah membuat tanda di beberapa batang pohon. Perjalanan memakan waktu sekitar 30-60 menit. Meskipun sudah dipasang tanda oleh pengelola, namun trek yang sedikit berlumpur dan jalan yang cukup menurun akan sedikit menyulitkan pengunjung. Jadi, tetap diperlukan kehati-hatian dan tenaga ekstra untuk dapat mencapai air terjun Coban Talun.

Sumber : http://manusialembah.blogspot.co.id/

Di sepertiga jalan menuju lokasi wisata, ada dua jalan yang bercabang. Jalan sebelah kanan adalah jalan menuju air terjun Coban Talun di bagian atas sedangkan jika pengunjung mengikuti arah jalan tersebut maka akan berada di bagian bawah aliran sungai dari air terjun tersebut. Meskipun demikian kedua jalan tersebut akan memberikan keindahan air terjun Coban Talun setinggi kurang lebih 75 meter. Keindahan lain dari air terjun Coban Talun adalah terdapatnya batua-batuan pegunungan yang sangat besar yang tentunya menambah keeksotikan air terjun Coban Talun ini.

Selain itu, apabila kondisi cuaca sedang cerah maka butiran air yang terhempas angin akan menimbulkan warna pelangi yang sangat indah dan mempesona. Warna pelangi tersebut dapat pengunjung saksikan hampir di sekeliling lokasi wisata tersebut. Sungguh perpaduan alam yang sangat eksotik dan menawan. Namun perlu diketahui, apabila hujan turun deras maka semua pengunjung diwajibkan meninggalkan Coban Talun karena ditakutkan banjir.

  1. Pantai Ungapan

27

Pantai Ungapan terletak di kawasan Malang Selatan. Tepatnya berada di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Dapat ditempuh selama 3 jam perjalanan dari kota Malang. Pantai Ungapan berada di sebelah Pantai Goa Cina dan Pantai Bajul Mati. Karena Pantai Bajul Mati terlalu panjang, maka di pecah menjadi beberapa pantai. Yaitu Pantai Jaelangkung dan Pantai Ungapan. Ungapan dalam Bahasa Jawa berarti Muara sungai. Yaitu bertemunya air Laut dan Sungai. Di Pantai Ungapan memang terdapat muara yang bisa di gunakan untuk berenang. Karena Pantai Ungapan berombak besar, bisa menjadi alternatif bermain air di muara sungai yang ada di area Pantai Ungapan tersebut.

Sumber : http://www.lingkarmalang.com/pantai-ungapan-kabupaten-malang.html

Rumah penduduk di Pantai Ungapan tidak sebanyak di Pantai Bajul Mati. Begitu juga dengan warung makanan dan prasarana lainnya. Pantai Ungapan memiliki pemandangan yang tak kalah indah dengan pantai lainnya. Deburan ombak dan udara yang berhembus syahdu, menambah keindahan Pantai Ungapan. Disepanjang Pantai Ungapan terdapat banyak gubug tradisional yang terbuat dari kayu dan beratap jerami. Kita bisa menikmati keindahan Pantai Ungapan sambil menikmati camilan yang kita bawa dan duduk manis di gubug tradisional.  Di area Pantai Ungapan terdapat Bukit Getun. Getun dalam Bahasa Jawa berarti menyesal. Bisa dilihat dari medan saat mendaki Bukit Getun ini, sangat susah. Mungkin dalam perjalanan akan menyesal karena telah mencoba mendaki Bukit Getun ini.

  1. Pantai Sipelot

28

Pantai Sipelot berada di Kawasan Malang Selatan. Tepatnya di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Berangkat dari Kota Malang Anda bisa menuju Kecamatan Dampit lalu menuju jalan arah ke Kecamatan Tirtoyudo. Tidak jauh setelah memasuki Kecamatan Tirtoyudo terdapat petunjuk arah untuk berbelok ke kanan menuju Pantai Sipelot dan lurus ke arah tenggara sampai Desa Pujiharjo. Jalan menuju Pantai Sipelot sudah mulus beraspal, tetapi Anda harus tetap harus berhati-hati karena jalannya sempit dan berkelok-kelok sampai ke area pantai. Sekitar 10 km dari pantai, beberapa ruas jalan agak berlubang dan terkadang terdapat sebaran pasir di jalan yang akan dilalui.

Sumber : https://twitter.com/malangexploride

Dari perkampungan Pujiharjo menuju pantai masih sekitar 2 kilometer. Memasuki Desa Pujiharjo dari Perkebunan Kalibakar yang tidak jauh dari lokasi Pantai Sipelot, setiap pengunjung akan disuguhi panorama yang indah. Di sepanjang jalan menuju Pantai Sipelot tampak hamparan perkebunan pisangkopi, dan tambak udang yang luas. Pantai Sipelot punya garis pantai yang lumayan panjang dengan pasir putih dan garis pantai berbentuk seperti bulan sabit, oleh karena itu ombak di Pantai Sipelot tidak terlalu besar. Kita bisa menyaksikan perahu nelayan yang berlalu lalang untuk menangkap ikan. Konon nama asli pantai ini adalah Spelot yang berasal dari bahasa Belanda dan artinya persinggahan. Menurut sejarahnya pada zaman dahulu pantai ini memang menjadi tempat persinggahan paling nyaman bagi Belanda.

Di sebelah Timur  Pantai Sipelot terdapat tempat yang cukup tenang dan ada tebing batu. Cocok untuk bermain air, berenang ataupun snorkeling. Dengan air payau yang berwarna kehijauan. Fasilitas di Pantai Sipelot sudah cukup memadai. Banyak toilet umum, warung, dan tempat ibadah. Jika ingin menginap atau camping juga bisa.

29.Kebun Teh Wonosari

29

Bagi traveler yang lagi bingung mau nentuin liburan kemana?. Traveler bisa coba mengagendakan liburanmu ke kebun Teh Wonosari Lawang. Apa sih yang lebih seru dari menikmati pemandangan alam yang asri dan menikmati sejuknya udara perbukitan di sela-sela pepohonan teh? Nah, itulah yang bisa kamu nikmati di Kebun Teh Wonosari ini. Bukan hanya bersantai atau berjalan-jalan diantara kebun teh saja, kamu juga bisa mencoba banyak fasilitas seperti petik daun teh, berenang di kolam renang air panas kebun teh, main sepeda air, terapi ikan, berkuda, bermain atv, dan ada yang baru di Kebun Teh Wonosari yaitu Offroad melihat sunrise di Bukit Cinta (lereng gunung Arjuno). Di Kebun Teh Wonosari juga tersedia homestay & hotel Rollas kok jika traveler ingin bermalam disana. So jangan kawatir & bingung yaa…

Sumber : https://www.facebook.com/Lomba-Foto-Kebun-Teh-Wonosari-Lawang

Kebun teh Wonosari adalah kebun teh tertua peninggalan belanda.yg masih terawat dan kini dikelolah oleh PT Perkebunan Nusantara XII (Persero), selanjutnya disebut PTPN XII, dan merupakan Badan Usaha Milik Negara dengan status Perseroan Terbatas yang keseluruhan sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia. Dan sekarang menjadi salah satu agro wisata di Kota Malang.

Perjalanan menuju ke Kebun Teh Wonosari tidak terlalu sulit kok, kalau dari pusat Kota Malang sekitar 1 jam menuju Lawang (arah ke Surabaya) dengan mengendarai sepeda motor, mobil pribadi, bus pariwisatapun juga bisa. Untuk tiket masuk Kebun Teh Wonosari Rp11.000,-/orang. Jika sobat traveler berminat berkunjung kesana jangan lupa selalu menjaga keindahan Kebun Teh Wonosari & Menjaga Kebersihan yaa…

  1. Puncak B-29

30

Puncak B-29, nama yang cukup unik yaa sobat traveler. Mungkin masih ada sobat traveler yang masih asing atau belum pernah mendengar tempat wisata Puncak B-29 ini. Nah, sebenarnya Puncak B-29 merupakan sisi lain bagian timur Gunung Bromo yang cukup terkenal di Kota Malang loh. Puncak B-29 memiliki keindahan alam Indonesia yang tak ada habisnya karna hamparan awan putih yang luas & indahnya vegetasi khas pegunungan, sehingga kawasan ini dijuluki Negeri diatas Awan. Sobat traveler akan merasa senang jika sedang berkunjung ke tempat ini, rasa syukur yang tak ada habisnya kepada Allah SWT atas ciptaan-Nya yang begitu indah. Jika sobat traveler sempat menginap disana, bisa menyaksikan pemandangan sunset & sunrise yang tak kalah indah dari pemandangan sunrise di puncak Gunung Bromo.

Puncak B-29 adalah puncak tertinggi dikawasan lautan pasir Gunung Bromo yang terletak di Desa Argosari Senduro Lumajang dengan ketinggian 2900 Mdpl, diatas permukaan Gunung Bromo yang mempunyai ketinggian 2.392 Mdpl. Pada puncak B-29 terdapat 2 view pemandangan yang sangat mengagumkan  yaitu kawasan perkebunan argosari yang membentuk barisan pegunungan mahameru, & Kawasan wisata Gunung Bromo yang meliputi lautan pasir bromo dengan hamparan awan putih yang berasal dari kawah Gunung Bromo.

Bagi traveler yang berwisata ke Puncak B-29, tidak hanya menikmati pemandangan Gunung Bromo. Traveler yang suka berpetualang bisa melakukan pendakian hingga ke Ranu Pane, Ranu Kumbolo, atau bisa langsung juga ke puncak Gunung Semeru. Tak hanya itu saja dikawasan Puncak B-29 juga terdapat tempat wisata yang cukup menarik seperti air tejun & wisata camping.

Puncak B-29

Rute perjalanan ke Puncak B-29 jika dari Malang/Surabaya menuju ke Lumajang, ke Ds. Senduro kemudian melanjutkan perjalanan menuju ke Ds. Argosari, & menuju ke Puncak B-29 melewati jalur jalan beraspal menggunakan sepeda motor (disarankan pakai yang manual). Atau juga bisa melewati jalur Tumpang, terus menuju ke Ds. Ngadas, setelah sampai di pertigaan Jemplang ambil jalan lurus. Kemudian sebelum masuk Ds. Ranupani belok kiri menuju ke Ds. Argosari. Bagi sobat traveler yang ingin berwisata disana diharapkan selalu berhati-hati karena jalan menuju ke Puncak B-29 menanjak & terjal serta disisi kanan kiri adalah jurang. & jangan lupa selalu Menjaga Kebersihan yaa…

  1. Kampung Warna Warni 3D

31-2

Sumber: https://www.instagram.com/p/BLR99ffhAXx/

Nama kota Malang memang sudah tidak asing lagi di telinga sobat traveler, pastinya… Kota kecil yang dulunya dijuluki Paris Van Java oleh penjajah & memiliki daya tarik yang memikat karena tempat wisatanya, tempat kulinernya, sebagai kota pendidikan, kerajinan batik & keramik khas Kota Malang. Pasti bakalan bikin sobat traveler selalu kangen & keingat terus dengan Kota Malang. Nah, karena itu Wali Kota Malang membangun & meresmikan wisata baru yang berada di tengah kota, yaitu Kampung Warna Warni 3D berlokasi di Jl. Juanda, kel. Jodipan Malang. Tak kalah menarik dengan tempat wisata yang lain Kampung Warna Warni 3D sekarang menjadi destinasi wisata favorit bagi wisatawan lokal maupun asing loh..

Kampung Warna Warni 3D dibangun karena ide kreatif dari salah satu mahasiswi semester akhir Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang sedang menyusun tugas akhir mengenai Publich Relation. Awalnya hanya ingin mencoba innovasi baru pada kampung tersebut yang terinspirasi dari Desa Favela di Rio De Jainero, Brazil, mahasiswi ini akhirnya merubah kampung ini menjadi Kampung Warna Warni 3D. Berawal dari situ, kemudian mahasiswi ini bekerjasama dengan salah satu perusahaan cat di Malang untuk turut serta membangun kampung ini menjadi lebih indah & terawat.

Sumber: https://www.instagram.com/p/BLGWwafgo7F/

Kenapa kampung yang berada di Jl. Juanda ini sebagai pilihannya?. Karena citra kampung yang satu ini awalnya dianggap sebagai kampung kumuh & tidak terawat. Maka dari itu kampung ini dirubah total menjadi Kampung Warna Warni, tidak hanya itu ditembok-tembok rumah warga sekitar juga diberi sentuhan lukisan mural 3D yang menarik & keren. Cocok banget buat sobat traveler yang suka selfie-selfie.

Sumber: https://www.instagram.com/p/BLIqqtRAfPV/

Bagi sobat traveler yang ingin berkunjung ke Kampung Warna Warni 3D jangan kawatir atau bingung karena jalan menuju kesana cukup mudah kok. Kampung ini berlokasi disebelah selatan stasiun Kota Baru Malang. Kalau dari stasiun menuju ke Jl. Juanda melewati jembatan Brantas, arahkan pandangan sobat traveler kesebah kiri bawah jembatan. Akan terlihat rumah warna warni yang mencolok & menarik perhatian. Itulah Kampung Warna Warni 3D yang sobat traveler cari. & selalu mengingat slogan Jaga Kebersihan yaa…

  1. Sumber Maron

32

Sumber: https://www.instagram.com/p/BHt0dyvBOhs/

Bila sobat traveler pada ngobrolin tempat wisata yang asyik & seru, tempat wisata di kota Malang jawabannya. Mulai dari wisata alam, edukasi, adventure, study tour, wahana permainan, water boom, sampai yang extrim pun juga ada di kota Malang. Tak hanya di kota Malang saja tentunya jika sobat traveler kearah Malang selatan. Disana ada tempat wisata yang cukup terkenal yaitu Sumber Maron yang berlokasi di Karangsuko, kec. Pagelaran, Gondanglegi. Dengan kejernihan air yang begitu memikat & dilengkapi dengan adanya air terjun yang biasanya disebut “Grojogan Sewu” oleh masyarakat sekitar. Dengan ketinggian air tejun hanya sekitar 5-6 meter dan kemiringan sekitar 60 derajat memberikan akses para pengunjung untuk mengabadikan momen dalam jepretan kamera dengan pose terbaik di tebing-tebing air terjun Sumber Maron. Namun ketika ingin berfoto disarankan untuk selalu berhati-hati ya sobat traveler, dikarenakan bebatuan di area air terjun juga sedikit licin dan berlumut.

Sobat traveler juga bisa menikmati sekaligus menelusuri area sungai Sumber Maron dengan melakukan river tubing dengan hanya menyewa sebuah ban sebagai medianya. Berwisata dengan suasana yang asyik, indah & seru tidak harus mahal… bener gak sobat traveler?. Hal tersebut yang bisa sobat traveler rasakan jika berkunjung ke Sumber Maron, hanya membayar tiket masuk seharga Rp.1000/orangnya, sobat traveler bisa bersenang-senang disana. Selain menjadi tempat wisata alternatif, di Sumber Maron terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) yang juga dapat dijadikan tempat wisata edukasi untuk instansi pendidikan yang ingin study tour di kawasan Malang Raya.

Sumber: https://www.instagram.com/p/BIRYKDMhS6a/

Sumber Maron saat ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit loh untuk warga Malang sendiri atau warga luar Malang sobat traveler… so jangan lupa yaa sobat traveler berkunjung ke Sumber Maron Gondanglegi jika berlibur ke kota Malang. & jangan lupa yaa selalu Jaga Kebersihan dimanapun sobat traveler berwisata.

  1. Sumber Jenon

33

Sobat Traveler iniloh ada tempat wisata di Kota Malang yang gak kalah menariknya dengan tempat wisata di Kota Malang. Bagi sobat traveler yang suka bermain air disinilah tempat wisata yang wajib dikunjungi. Jika Anda berwisata ke Gunung Bromo melewati jalur Tumpang, pulangnya bisa singgah ke tempat wisata ini loh… tempat wisata ini dinamakan Sumber Jenon yang berlokasi di kawasan Desa Gunungronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.

Sumber: https://www.facebook.com/kukuhdafi.abianto

Sumber Jenon ini berbentuk kolam renang, yang memiliki kedalaman mencapai 4 meter. So sobat traveler bisa berenang disana. Jika ada sobat traveler yang gak bisa berenang jangan kawatir, karena disana sudah tersedia persewaan ban. Sumber Jenon ini juga memiliki ciri khasnya tersendiri loh yaitu terdapat batang pohon Jenu yang sudah menjadi fosil yang berada didasar kolam renang tersebut. Tak hanya itu, keindahan paling menonjol dari Sumber Jenon adalah airnya yang jernih dan berwarna biru kehijau-hijauan. Mitos yang santer terdengar dari masyarakat sekitar bahwa mata air Sumber Jenon ini diyakini bisa menyembuhkan berbagai jenis penyakit, dan tidak hanya itu di Sumber Jenon ini juga terdapat ikan Sengkaring yang diyakini masyarakat sudah berusia ratusan tahun.

Sumber: http://dolandolen.com/travel-directory/sumber-jenon/

Menjajal kesegaran mata air Sumber Jenon yang alami, jernih & berwarna biru kehijauan ini membuat keberadaannya dilirik oleh para wisatawan. Sumber mata air yang jernih dan pemandangan desa yang begitu oleknya, semakin menambah daya tarik terhadap wisata Sumber Jenon. Akses menuju ke Sumber Jenon bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda motor. Jika dari kota Malang menuju ke kecematan Tajinan sampai menemui pasar Tajinan, setelah itu menuju ke arah timur kurang lebih 20 menit & sampailah di Sumber Jenon. Jangan bingung & kawatir sobat traveler karena sudah banyak pertunjuk arah disepanjang jalan menuju ke Sumber Jenon.  Ayo – ayo sobat traveler berwisata ke Sumber Jenon, & selalu Jaga Kebersihan yaa…

  1. Pantai Goa Cina

34-2 34

sumber : https://goo.gl/images/vDnwzV

Jika kita ingin mengunjungi Wisata Malang, maka tidak lengkap rasanya jika kita tidak pergi ke Pantai Goa Cina. Pantai ini menjadi pantai yang terletak di kawasan JLS di kota Malang yang terkenal dengan keindahan ombak dan juga bening airnya. Pantai ini merupakan pantai yang menjadi satu jalur dengan pantai Sendang Biru yang berjarak sekitar 10 menit. Namun, jalan yang terjal menuju ke pantai ini membuat para pengunjung sangat sulit untuk mengakses pantai ini, namun kita tidak perlu khawatir dengan jalanya, karena setelah kita melewati jalanan yang berliku dan juga kapur ini, kita akan disambut dengan besarnya ombak dan juga 3 pulau yang ada di sekitar pantai gua cina.

Jika kita mengunjungi Pantai Goa Cina, maka kita akan mendapati pulau utama yang ada di depan bibir pantai goa cina. Masing masing pulau itu adalah Pulau Bantengan, Pulau Gua Cina, dan juga Pulau Nyonya. Nama asli dari pantai ini adalah Rawa Indah, namun sejak 20 tahun lalu ada sebuah tragedy yang menyebabkan seorang warna kebangsaan Cina yang mati kala bertapa di pulau ini dan akhirnya anam Goa Cina menjadi lebih popular daripada pantai Rawa Indah. Nama Rawa Indah ini memang sangat cocok digunakan untuk pantai ini karena pantai ini sangat bening dan juga mempunyai pasri putih dan disertai dengan tumbuhan hijau yang menyejukan mata.

Untuk pergi ke Pantai Goa Cina ini, kita hanya perlu membayar biaya tiket sebesar 400 rupiah dan membayar sepeda motor sebesar 5000 rupiah. Luas area pantai ini memang tidak begitu luas namun karena ada tiga pulau yang disebutkan diatas membuat luas area goa cina ini semakin bertambah. Setiap pulau yang ada di Goa Cina memiliki batu karang yang sangat indah sehingga terlihat seperti air sedang bermain di bibir karang. Keindahan pada saat sunset pada sore hari membuat pantai ini cocok dijadikan tempat destinasi camping. Namun, sebelum kita bisa menginap disini, kita harus meminta izin di loket dan membayar biaya tambahan. Biayanya memang tidak selalu sama karena sesuai kesepakatan.

Pantai yang sangat indah ini terletak di pesisir selatan Malang yang berada di dusun Tumpak Awu Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan Malang. Untuk pergi ke pantai ini dari kota Malang, kita membutuhkan waktu setidaknya satu setengah jam dengan catatan lalu lintas lancar. Jalan untuk ke Goa Cina memang sangat mulus, namun ketika sampai di gapura Goa Cina, kita harus melewati jalan kapur yang sangat rusak, meskipun memiliki jalan yang lumayan luas. Itulah beberapa informasi mengenai Pantai Goa Cina.

  1. Pantai Lenggoksono

35

Pantai Lenggkosono berlokasi di pesisir selatak kota malang tepatnya di dalam wilayah Dusun Lenggoksono, Desa Purwodadi, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Indonesia. Untuk akses ke lokasi pantai ini terbilang cukup mudah , jika dari pusat kota malang anda bisa menempuh dari Kecamatan Dampit dilanjutkan ke arah Kecamatan Tirtoyudo sesampainya di pertigaan Tangsi, Desa Tirtoyudo belok kanan , dari pertigaan tersebut lokasi pantai lenggoksonomasih berjarak 30Km dengan kondisi jalan yang terbilang bagus, beraspal hanya saja ruas jalan agak sempit, berkelok-kelok dan tanjakan naik turun yang cukup curam, disepanjang perjalanan anda juga akan disuguhkan dengan pemandangan perkebunan cengkeh dengan pepohonan yang tinggi mencapai 15meter dan udara yang menyejukkan, Desa Purwodadi sendiri merupakan sentra produsen Cengkeh terbesar di malang raya.

Selain menyimpan potensi ikan beragam jenis seperti lobster, cumi-cumi, layur, cakalang, dan layar pemandangan pantai ini cukup menyejukkan mata. Memiliki hamparan pasir putih seluas satu kilometer melingkar dengan dikelilingi dua tebing yang cukup menghijau karena tumbuhan rindang. Bagi penghobi memancing, Pantai Lenggoksono menawarkan banyak tantangan. Selain tempatnya yang nyaman, ikannya juga banyak. Pantai Lenggoksono sebenarnya memiliki pemandangan yang indah dengan deburan ombaknya yang seperti berkejar-kejaran. Banyak batu-batu kecil tersebar di sepanjang tepi pantai. Sayangnya pantai ini kurang terawat karena masih ada sampah yang bertebaran di tepi pantai. Pantai Lenggoksono tidak hanya menawarkan potensi ikan, tetapi juga menjadi wilayah konservasi lobster mutiara, lobster pasir, dan lobster batu. Kebetulan di bawah Pulau Gadung yang masuk wilayah Pantai Lenggoksono terdapat goa lobster. Di goa bawah laut inilah sarang lobster yang oleh masyarakat dan nelayan selalu dijaga dan diawasi dari nelayan nakal yang akan menangkap dengan potasium. Sehingga sampai saat ini goa yang menjadi tempat bertelur lobster itu masih sangat bagus dan terjaga dengan baik. Di pantai ini pun ditunjuk oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan sebagai wilayah ekowisata.

Bila Anda masih memiliki waktu bisa melanjutkan ke Pantai Bolu-bolu. Pantai ini seperti pantai tidak berpenghuni, maklum sangat jarang orang yang datang ke pantai ini. Meski indah sekali, tetapi untuk menuju ke pantai ini memang harus menyeberang laut, tidak semua orang berani kecuali para nelayan. Pantai ini dipenuhi pasir sangat putih yang berbeda dengan pantai lain. Ombaknya juga sangat tenang, bahkan air begitu bening sehingga karang-karang bisa terlihat dari permukaan air. Bebatuan karang yang berada di pinggir pantai tersusun demikian rancak dan terstruktur.

  1. Pantai Sendang Biru

36

Ketika kita ingin mengunjungi berbagai pantai yang ada di Wisata Malang, tak lengkap rasanya jika kita tidak mengunjungi pantai sendang biru, yang merupakan juga akses menuju Pulau Sempu dan Segara Anakan. Pantai ini sangat bagus dan memiliki pesona yang indah karena memiliki pantai yang sangat biru dan juga ombak yang tidak begitu besar. Sehingga ketika kita ingin mengunjungi pantai ini, maka kita aka disambut dengan hamparan pantai yang luas dengan banyak sekali perahu yang digunakan oleh para nelayan untuk menangkap ikan. Sendang biru pada umumnya menjadi tempat pelelangan ikan karena mempunyai sumber daya ikan yang sangat banyak. Selain itu, kecilnya ombak yang ada di Pantai Sendang Biru menjadikan para nelayan dengan mudah dalam menangkap ikan di malam hari.

Kita tidak perlu jauh jauh jika kita ingin mengikmati pesona pantai yang indah. Pantai sendang biru merupakan pantai yang bisa dijadikan destinasi tempat wisata bagi para pengunjung yang ingin menikmati keindahan pantai ini. Memang, sebagian besar pantai ini sudah disulap menjadi konvervasi ikan terbesar yang ada di Malang bagian selatan. Dengan dijadikanya tempat konservasi ikan ini, maka akan semakin baik perahu yang ada dan para pengunjung tidak bisa menikmati keindahan alamnya. Kita bisa menikmati keindahan pantai ini di sisi barat yang mana terdapat tebing dan batu yang besar yang membuat pantai ini terlihat eksotis ketika matahari terbenam pada malam hari. Kilauan cahaya sinar matahari yang terpantul di pantai membuat pantai ini menjadi sangat indah.

Di dalam pantai sendang biru, ada beberapa macam fasilitas dan fitur yang bisa kita dapatkan seperti penginapan, guest house, rumah jaga dan persewaan perahu. Khusus untuk persewaan perahu, kita bisa meminta kepada para pemilik perahu untuk menyebrang ke pulau Sempu. Untuk bisa mengakses ke Pulau sempu, kita wajib untuk menywa perahu yang ada di bibir pantai di pantai sendang Biru. Namun, kita tidak hanya bisa mengunjungi pulau sempu, kita juga menyewa perahu untuk keperluan memancing kita di sekitar pulau. Namun, jika kita ingin memancing, pastikan cuaca sedang bagus dan cerah karena perahu membutuhkan ombak yang stabil.

Jika kita ingin pergi ke pantai ini, kita membutuhkan waktu setidaknya dua jam dan menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor. Untuk akses kendaraan umum kita bisa menggunakan mikrolet urusan Gadang – Turen – Sendang Biru. Meskipun jalanya sudah beraspal, tikungan tajam dan tanjakan curam menjadi salah satu alasan mengapa akses ke pantai ini agak lama. Setelah sampai di sendang biru, maka kita harus membayar 5000 per orang. Itulah beberapa contoh mengenai pantai sendang biru dan semoga bermanfaat untuk kita.

  1. Pulau Sempu

37

Pulau Sempu merupakan sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah selatan Pulau Jawa, dan secara administratif berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Buat bisa sampai di Pulau Sempu, Kamu mesti tiba terlebih dulu di Pantai Sendang Biru, Malang. Dari pantai Sendang Biru inilah Kamu bakal mengurus izin masuk ke Pulau Sempu, dulu menyewa perahu yang dapat mengantarkan Kamu tiba di kawasan wisata Pulau Sempu.

Apabila Kamu sudah tiba di Pulau Sempu, Kamu akan mengunjungi sekian banyak tempat-tempat menarik di Pulau Sempu, di antaranya Pantai Waru-waru, Telaga Lele, Tiger Cave, Pantai Pasir Panjang, Pantai Pasir Kembar, & Pantai Fresh Water. Kesemuanya dapat menyuguhkan pada Kamu suatu adventure alam yang begitu mengesankan.

Kalau mau berkemah, pastikan ketersediaan logistik, makanan & minuman, sudah terpenuhi. Waktu di Pantai Sendang Biru, pastikan faktor ini tak terlupakan. Serta, Kamu mesti mendaftar di pos cagar alam di Pantai Sendang Biru buat meraih izin berkemah. Keindahan Pulau Sempu ini menenangkan hati. Air laut yang mengisi telaga masuk melalui lubang yang secara konstan selalu menembus Segara Anakan. Percikan deburan ombak yang masuk melalui lubang memberikan pemandangan yang mungkin jarang Anda jumpai sebelumnya.

Ombak yang tenang memberikan suasana yang tentram di telaga Segara Anakan. Belum lagi kemunculan Kera Putih dan Lutung Jawa yang sering berkeliaran disekitar area ini, membuat jalan-jalan ke telaga Segara Anakan di Pulau Sempu terasa begitu menyenangkan. Selain menikmati keindahan Pulau Sempu dan Segera Anakan, Anda juga bisa melakukan kegiatan snorkeling. Menyelam di pulau ini serasa menikmati keindahan surga alam Indonesia di pulau pribadi.

Kelestaraian alam di Pulau Sempu dan telaga Segara Anakan yang jauh dari peradaban ini, seperti dapat menjernihkan pikiran dan tubuh yang penat dengan rutinitas sehari-hari.

  1. Predator Fun Park

38

Kota Malang memang top markotop kok… tak hanya disebut sebagai kota apel, kota Malang mempunyai berbagai tempat wisata yang menarik & mengesankan. Kalau sobat traveler datang ke kota Malang, jangan lupa singgah ke Batu. Disana ada tempat wisata baru loh,, namanya Predator Fun Park. Predator Fun Park merupakan bagian dari Jatim Park Group. tempat wisata ini termasuk wisata edukasi, bagi sobat traveler yang sedang berlibur ke kota Malang bersama keluarga yang ingin mengetahui bagaimana cara pemeliharaan, penangkaran, pemanfaatan serta pengembangan Buaya dari seluruh dunia. Bisa langsung datang ke Predator Fun Park yang beralamatkan di Jl. Tlekung No.315 Junrejo Batu, di Predator Fun Park juga terdapat galeri yang berisi fosil-fosil buaya, berbagai buaya yang diawetkan & didesain lucu seperti buaya yang sedang bernyanyi layaknya penyanyi terkenal, berjualan di pasar, sampai anak-anak buaya yang sedang ujian di kelas. Tak hanya itu saja, jika masuk lebih dalam lagi sobat traveler akan menemui spot-spot yang menarik untuk berfoto/selfie seperti patung buaya besar, predator garden, miniatur alun-alun Batu, bisa juga berfoto dengan buaya/binatang reptil hidup loh. Disana sobat traveler juga bisa melihat buaya yang sedang berenang di kolam, berbagai jenis ikan predator seperti Piranha, Arapaima, Pari, Nile Perch, Giant Mekong.

Bagi sobat traveler yang ingin belajar main Angklung juga ada loh di Predator Fun Park, Anda juga bisa merasakan sensasi memberi makan buaya secara langsung. Disana juga tersedia wahana permainan seperti xtreme trampolin, family fun house, taman outbound, play ground untuk anak-anak, labyrinth maze, water boom, pancing selfie, chocho train, Silent Disco, Berburu Salamander, Rumah Hantu Siluman Buaya Putih yang berada disebelah loket masuk Perdator Fun Park.

Predator Fun Park juga menyediakan fasilitas yang cukup lengkap seperti lokasi parkir yang strategis & luas, pusat Informasi, loket Tiket, toilet, divable Toilet, e-bike Station, ruang Ibu dan Bayi, klinik, ruang Bilas dan Ganti, food Court yang salah satu kedainya menyediakan makanan khas Predator Fun Park yang mainstream yaitu sate Buaya, masjid/musholla. Jika berwisata ke Berwisata ke Predator Fun Park sobat traveler cukup membayar tiket masuk untuk weekday Rp30.000,-/orang & weekend Rp50.000,-/orang. Untuk akses jalan menuju ke Predator Fun Park tidak sulit, kalau dari Kota Malang arahkan kendaraan sobat traveler ke Coban Putri Junrejo & menuju ke Jl. Raya Tlekung kec. Junrejo, oh ya sobat traveler jangan melewati jalur menuju ke Jatim Park 2 karena lebih jauh & akan menuju ke arah Malang lagi.  So jangan lupa singgah ke Predator Fun Park ya sobat traveler dijamin seru & menyenangkan… asyikk…

  1. Ranu Kumbolo

39-1

Masih di Kota Malang nih sobat traveler, tak ada habis-habisnya yaa kalau ngobrolin soal Kota Malang yang penuh dengan keindahan alam & tempat wisatanya.  Nah, kali ini mari sobat traveler tengok tempat wisata sebelah timur Kota Malang, yang terlitas dipikiran pasti Gunung Bromo dan Gunung Semeru yaa kan… Tapi ternyata tak hanya itu saja loh sobat traveler, selain wisata ke Gunung ada juga wisata ke Coban Pelangi, Rafting/River Tubing, wisata petik buah & sayuran, Candi Jago & Kidal. Sebenarnya ada satu tempat wisata disana yang lebih indah & amazing banget loh yang harus sobat traveler ketahui. Lokasinya berada di kaki Puncak Gunung Semeru yang dikenal sebagai surga para pendaki, tempat itu dinamakan “RANU KUMBOLO”.

Ranu Kumbolo adalah salah satu danau air tawar yang terletak di daerah konservasi Taman Nasional Gunung Tengger Bromo Semeru. Berada diketinggian 2400 Meter Diatas Permukaan Laut dengan suhu minimal berkisar antara -5 sampai -20 Derajat Celcius, & mempunyai luas sekitar 15 hektar. Bagi para pencinta alam Ranu Kumbolo tentunya sudah tak asing lagi, karena danau ini menjadi tempat transit bagi para pendaki yang sedang melakukan pendakian ke puncak Gunung Semeru (Mahameru) yang merupakan gunung tertinggi di pulau Jawa. Tak hanya sebagai tempat transit saja sih, para pendaki juga camping/bermalam di Ranu Kumbolo. Sobat traveler juga harus tahu bahwa ada pemandangan yang luar biasa jika camping di Ranu Kumbolo, menjelang sore hari kabut mulai turun & dipadu dengan air danau yang berubah warna menjadi biru kehijauan sungguh membuat para pendaki betah lama-lama disana, tak hanya itu saat malam hari para pendaki bisa menyaksikan pemandangan indah dari langit, munculnya ratusan bahkan jutaan bintang yang bertaburan dari galaxy Bima Sakti yang belum tentu bisa para pendaki lihat di kota-kota besar karena silaunya cahaya lampu kota yang terlalu terang.

39-2

Ranu Kumbolo tak hanya terkenal dengan danau yang indah, disebelah barat danau terdapat tanjakan yang menjulang tinggi. tanjakan ini adalah jalur pendakian menuju ke Puncak Semeru, memiliki tanjakan yang landai namun cukup panjang. Mitosnya jika sobat traveler mencoba mendaki ke bukit ini tanpa menoleh kebelakang, jika sedang jatuh cinta insyaallah akan berakhir bahagia. Kenapa begitu?, konon ada tragedi yang memilukan. Awal kisahnya ada 2 sejoli pendaki yang sudah bertunangan, sedang mendaki melewati tanjakan ini ditengah-tengah pendakiannya sicowok lagi asyik berjalan didepan sambil mengambil gambar/foto, sedangkan sicewek berhenti karena merasa kelelahan & tiba-tiba pingsan kemudian terguling hingga tewas. Karena tragedi itulah, tanjakan ini disebut dengan “TANJAKAN CINTA”. Tapi itu hanyalah mitos yang diyakini para pendaki karena tragedi tersebut. Terlepas dari mitos & tragedi tersebut Tanjakan Cinta tetap terlihat alami & tak kalah indah dengan danaunya karena jika diamati dari atas bentuk Tanjakan Cinta ini seperti hati.

Bagi sobat traveler yang ingin berwisata ke Ranu Kumbolo, jika berangkat dari Kota Malang bisa menyewa Jeep langsung menuju ke Ranupane. Dari situ sobat traveler mulai melakukan pendakian & sebelumnya ke loket pintu masuk untuk mengurusi perijinan terlebih dahulu, setelah itu langsung mendaki dengan jarak tempuh sekitar 4 – 5 jam dengan jalur yang cukup menanjak & menantang bagi sobat traveler yang suka berpetualang. Jika musim liburan jangan kaget ya sobat traveler jika melakukan pendakian kesana, karena pada musim liburan Ranu Kumbolo serasa mall di atas Gunung… pasti ruamee sekali,, heheheee

  1. Sumber Pitu Pujon

40-1

Dalam bahasa indonesia, coban sumber pitu pujon adalah air terjun yang memiliki 7 sumber. Disebut seperti itu karena memang air terjun sumber pitu memiliki 7 air terjun yang saling berdekatan dan memenuhitebing selebar kurang lebih 50 meter. Coban pitu sendiri ada 2 di kota malang, yaitu coban pitu di wilayah duwet krajan, atau di ujung timur kabupaten malang. dan yang aan kita bahas kali ini adalah coban sumber pitu di wilayah punjon malang yang berada agak kebarat. Jika pengunjung salah rute, harus putar balik dengan estimasi waktu sekitar 2 jam perjalanan.

Air terjun sumber pitu pujon sendiri berada di jalur kota batu, malang – kediri atau masih satu jalur dengan beberapa air terjun yang berada di kota batu malang, yaitu air terjun coban rondo. Memang 2 air terjun ini masih  berada di satu gugus pegunungan yang sama.

Rutemenuju ke coban sumber pitu pujon pun cukup mudah. JIka pengunjung berada di kota malang langsung saja menuju ke kota wisata batu. dari kota batu ambil arah menuju ke jalan batu-kediri. lurus saja sampai ketemu pertigaan dengan sebuah patung sapi di pertigaan Ringin Punden lalu belok ke kiri. Dari sana lurus aja menuju ke barat menuju ke dusun pujon kidul. Perjuangan untuk menuju ke coban sumber pitu pun belum selesai. Setelah pengunjung sampai di pos informasi pengunjung akan diberikan beberapa informasi tentang air terjun sumber pitu. Dari pos informasi pengunjung harus masih berajalan melewati perkebunan sayur milik warga sekitar dan hutan milik perhutani  sejauh sektiar 2 kilometer.

40-2

Di wilayah wisata alam coban sumber pitu malang sendiri terdiri dari 2 pos. Pos pertama adalah pos informasi segala hal tentang coban sumber pitu. pos yang kedua adalah pos peristirahatan. Sebenarnya para pengunjung bnisa memarkirkan kendaraan roda dua disini., tetapi arena di pos 2 tidak ada tukang parkir, maka rawan terjadi pencurian. Disepanjang perjalanan pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan para petani lokal berkebun memetik sayuran disana. Setelah melewati perkebunan sayur pengunjung mulai memasuki jalur tracking menuju hutan milik perhutani tempat dimana coban sumber pitu berada.

Suara gemercik air yang jatuh akan mulai terdengar ketika para pengunjung sudah mulai mendekati lokasi air terjun sumber pitu. Ketika pengunjung sudah mulai mendekati ke air terjun sumber pitu akan menemui aliran sungai yang berasal dari mata air tersebut. 100 meter dari air terjun, pengunjung masih harus mendaki lagi untuk menuju ke air terjun utama. Diharapkan pengunjung berhati-hati karena kontur tanah yang sangat licin. Disana juga sudah ada beberapa petugas jaga untuk mengawasi pengunjung dan beberapa rambatan terbuat dari bambu untuk sekedar bepegangan pengunjung.

Semua lelah sirna sudah ketika parapengunjung dihadapkan dengan tebing pegunungan yang melengkung dengan guyuran air tidak henti-henti nya menerpa bumi. Suasan tenang damai, dingin, hijau. Itulah gamabran suasana disana. Seperti namanya sumber pitu. air terjun sumber pitu malang ini memang memiliki 7 titik airterjun dalam satu tebing yang cukup tinggi. Uniknya  lagi walaupun musim kemarau air terjun sumber pitu akan tetap ada airnya, hanya saja debit air di air terjunsumber pitu ini akan sedikit berkurang.